Sabtu, 19 Desember 2015

Pecalang

Pecalang...Pecalang...Pecalang...!!!!
Jangan takut terhadap pecalang, mereka juga bagian dari masyarakat yang harus kita hormati dan kita banggakan, karena hanya di Bali saja kata "pecalang" ini ada. Pecalang bertugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, sama halnya dengan polisi yang bertugas mengamankan dan melindungi masyarakat. Pecalang mempunyai tugas yang lebih khusus di Bali yaitu mengamankan situasi disekitar ketika ada suatu upacara di Bali, misalnya ada upacara Ngaben, Piodalan, Pawiwahan, dan upacara Hindu yang lainnya. Ada yang belum mengenal pecalang??
Gambar ini merupakan karikatur seorang pecalang, dimana pecalang itu menggunakan pakaian adat Bali lengkap, menggunakan saput kotak-kotak hitam dan putih (di Bali lebih dikenal dengan sebutan poleng) memakai baju hitam dan udeng hitam putih dan yang membuat pecalang itu berwibawa adalah kekompakan mereka serta keris yang mereka selipkan di bagian pinggang mereka. Pecalang berasal dari kata "calang" dan menurut theologinya berasal dari kata "celang" yang dapat diartikan "waspada".

Kenapa masyarakat Bali sangat menghargai dan menghormati pecalang???
Pecalang merupakan sebuah bentuk pengabdian masyarakat terhadap desa adat mereka, setiap desa adat mempunyai pecalang masing", pecalang setiap desa adat tidak ada yang pernah ribut, mereka sangat akur, ketika pecalang desa adat A bertemu dengan pecalang desa adat B, mereka sangat senang dan bersenda gurau layaknya mengajak saudara mereka. Kenapa pecalang disebut sebuah pengabdian kepada masyarakat?? Itu karena para pecalang tidak ada yang menerima gaji, namun kompensasinya mereka tidak dikenakan iuran dan segala hal kewajiban menjadi warga.  Namun mereka juga harus siap ketika mereka diperlukan di desa adat mereka atau pecalang desa adat lain yang meminta bantuan. Mereka dengan bangga dan ikhlas menjalankan tugasnya. Pecalang dipilih oleh masyarakat dan mempunyai masa jabatan minimal 1 tahun dengan proses seleksi, agar tidak ada pecalang yang sok jagoan ketika mereka mempunyai badan besar dan seenaknya ketika bertugas.
Sampai saat ini pecalang di Bali telah melakukan tugas dan kewajibannya dengan sangat baik, semoga hal ini dapat terus bertahan dan ditingkatkan. terima kasih pak pecalang, jasa dan budi baikmu untuk menjaga keamanan Bali secara intern telah kamu lakukan dengan sangat baik. Semoga Bali akan terus aman dari segala macam bentuk kekacauan yang dilakukan dari dalam.
Pecalang Bali#Great Soldier#Save Bali
Salam :
World Bali Santhi

Kamis, 17 Desember 2015

World Santhi

BALI, inilah pulau yang sangat dikagumi dan disanjung oleh semua orang, semua orang sangat ingin berkunjung dan menikmati keindahan pulau yang diberi julukan Pulau Surga, Pulau Seribu Pura dan Pulau Yang Berbudaya.
Masyarakat Bali terkenal dengan kebaikan dan kejujuran mereka serta memiliki rasa persaudaraan yang begitu tinggi. Bali itu adalah pulau warisan leluhur dan nenek moyang yang perlu dijaga dan dilestarikan khususnya oleh masyarakat Bali sendiri, agar nantinya Bali tidak akan berubah menjadi pulau yang tidak ingin dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara. Bali mempunyai beribu kisah unik didalamnya, mempunyai berbagai macam adat dan budaya yang bisa menjadi satu kesatuan yang merupakan aset terbesar dari Pulau Bali. Bali ini pulau kecil dengan mayoritas agama Hindu, dimana hampir setiap harinya para wisatawan dapat menyaksikan masyarakat Bali melakukan persembahyangan, karena hampir setiap hari di Bali masyarakat Hindu melakukan upacara yang berbeda-beda di setiap daerahnya sesuai dengan (Desa, Kala Patra) masing-masing daerah.



Meskipun Bali ini merupakan pulau yang kecil, namun kami dengan senang hati dan berbangga menjadi penduduk Bali. Kami juga ingin mengajak para wisatawan-wisatawan yang berlibur dan ingin menikmati Bali ini untuk bekerja sama menjaga dan merawat kebersihan di Pulau ini. kami mohon kepada orang-orang rakus yang ingin menguasai Bali agar jangan merusak lingkungan kami, jangan hancurkan kepercayaan kami, jangan rusak tali perasaudaraan kami, jangan menjadi musuh di dalam selimut kami. Kami ingin Bali ini damai, tenteram dan terjaga keamanan serta kebersihannya, sehingga ketika para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu berlibur ke Bali, mereka juga merasa nyaman, aman dan menikmati liburannya di Bali.
Salam
Bali Santhi

World Santhi

Dunia oh dunia, semakin hari engkau semakin hancur oleh orang-orang rakus yang ingin menguasaimu. Alam semakin memburuk dan tak bersahabat lagi. Dunia kelam setiap hari mencekam. manusia hanya memikirkan dirinya sendiri tanpa mereka sadari mereka tidak akan bisa hidup tanpa adanya makhluk lain. Manusia saling tebas, saling bunuh, saling menjatuhkan layaknya seekor binatang buas yang ingin menang sendiri. Mereka lupa bahwa apa yang mereka lakukan tersebut adalah perbuatan yang sangat keji. Mereka lupa bahwa manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan bisa hidup sendiri. lalu apa yang mereka pikirkan ketika mereka saling jegal, saling menjatuhkan bahkan saling membunuh? Tidakkah mereka ingat bahwa membunuh itu adalah perbuatan yang sangat berdosa yang semestinya bukan pekerjaan mereka. Seharusnya ketika dunia semakin berkembang dengan kekuatan IT yang merajalela, mereka sadar bahwa mereka bukanlah apa" tanpa manusia lainnya, mereka tidak akan bisa menikmati hidup ini dengan penuh tawa, canda dan gurauan jika mereka hidup hanya seorang diri. Duniaku duniamu, itulah yang harus kita jaga bersama. Saling meghormati, saling menyayangi dan saling mengerti antara satu dengan yang lainnya. Salam Dunia Hebat!